Dio dan Novelnya yang Boleh Kamu Percaya

Salah satu tugas pertama penulis, tegas Aan Mansyur, adalah membunuh klise! Maka, jika masih memakai protagonis penyuka kopi – sungguh ini sudah sebasi tema senja dalam puisi, janganlah menulis fiksi (kecuali jika kau sudah benar-benar hebat yang mampu menggarap tema-tema pasaran macam begini). Dan Sabda Armandio Alif, menegaskan kepenulisannya, karena belum hebat tadi, dengan menghadirkan sosok … More Dio dan Novelnya yang Boleh Kamu Percaya

Ayam dan Penari, Yasunari Kawabata

Seorang penari mengepit seekor ayam – meskipun tengah malam si penari niscaya tidak mau. Bukan ia sendiri yang memeliharanya. Ibunya yang memelihara ayam itu. Jika seandainya ia menjadi penari yang terkemuka mungkin ibunya takkan mau lagi memelihara ayam. * “Kami akan bersenam telanjang di atas atap rumah.” Mendengar itu ibunya terkejut. “Bukan hanya satu-dua orang. … More Ayam dan Penari, Yasunari Kawabata

Book Porn

Apa yang salah dengan mempos foto makanan yang kau konsumsi? Apa yang salah dengan memamerkan foto buku yang telah kau baca? Apa yang salah dengan menyombongkan fotomu yang sedang berada di puncak gunung sembari memberi info ketinggian gunung yang kau daki itu? Untuk ukuran benar salah, saya tak mau dan tak bisa (intinya malas sih) … More Book Porn

Kartini atau Dewi Sartika?

“Aku juga berjuang,” bela Kartini, “ikut melawan tirani budaya yang feodalistis, tiranik dan hegemonis. Sama sepertimu.” “Ya, ya, aku tak hendak mencibirmu atau apa. Maksudku-” “Oke, jujur saja, tak perlu berputar-putar. Kau iri kan?” “Hey!” Muka Dewi Sartika mendadak merah padam. Seakan ada sejuta sumpah serapah tercekat di kerongkongannya, memaksa ingin keluar. “Di Sumatera sana, … More Kartini atau Dewi Sartika?