7 Single Sistar Untuk Keberlangsungan Musim Panas

Enggak akan ada musim panas lagi. Pembubaran Sistar adalah salah satu kesalahan besar umat manusia yang berdampak pada perubahan iklim. Sejak debutnya pada 2010 silam, grup cewek beranggotakan Hyorin, Soyou, Bora sama Dasom ini selalu istiqomah memeriahkan musim panas. Mereka jadi ikon ‘summer queen’. Bahkan udah kayak tonggeret yang menandai datangnya musim panas. Namun Sistar harus layu … More 7 Single Sistar Untuk Keberlangsungan Musim Panas

Si Kabayan Makan Mie Campur Nasi

Petang ketika perut Kabayan mulai berontak, Iteung masih asyik menonton drama Korea. Perut kosong, secara historis, sudah banyak menciptakan konflik berdarah. Seperti yang sedang ditonton Iteung, sebuah adegan klise: ibu mertua menempeleng anak asuhnya, yang yatim piatu, gara-gara telat menyiapkan sarapan. Baru dua minggu menikah, sejoli muda itu bisa saja meneruskan sejarah kelam tadi, mencicipi … More Si Kabayan Makan Mie Campur Nasi

Game Dev Girls: Sebuah Usaha Merancang Video Game

Aku pikir video game lebih dekat dengan fiksi ketimbang apa pun hari ini, sebut Haruki Murakami. Video game? tanya pewawancara dari The Paris Review. Iya, jawab Murakami. Aku sendiri enggak suka main video game, tapi aku menemukan kesamaan. Kadang-kadang ketika aku menulis aku merasa aku perancang video game, dan pada saat yang sama, sang pemainnya. Aku membuat program, … More Game Dev Girls: Sebuah Usaha Merancang Video Game

Reply 1988 dan Absurditas Junghwan

Jika War & Peace BBC, serial adaptasi dari novel Leo Tolstoy, mengambil latar 1800an awal di Rusia, maka sesuai judulnya, Reply 1988 mengambil set di kompleks Ssangmundong, Seoul pada tahun 1980an akhir. Meski begitu, keduanya punya tema besar utama: keluarga. Yang satu keluarga aristokrat ningrat, satunya lagi keluarga kelas menengah. Untuk drama Korea, memang yang … More Reply 1988 dan Absurditas Junghwan