Aneka Reka Kabayan

Kabayan berhutang pada Snouck Hurgronje, sebab sang Orientalis itu “menemukan” tokoh rekaan dari Sunda ini. “Sebagian cerita-cerita Kabayan itu paling tidak sama baiknya dengan cerita-cerita terbaik dalam Uilespiegel (karakter kocak dari folklore Jerman),” puji Hurgronje. Tokoh cerita lucu di Nusantara ini untuk pertama kalinya disinyalir oleh Hurgronje dalam bab dua De Atjehers (1893), yang menyebutkan: … More Aneka Reka Kabayan

Bagaimana Orhan Pamuk Menulis Kotanya

Orhan Pamuk enggak perlu melakukan perjalanan jauh keluar Istanbul untuk memperluas imajinasinya. Semarak melankolia dan kompleksitas keagamaan di tempat kelahirannya, Istanbul, memperkaya masa kecilnya dan terus menginspirasi dirinya. Novel-novelnya, yang hampir semua berlatar di Istanbul, telah membuatnya dirayakan di seluruh dunia, tetapi mungkin dia akan paling lama diingat berkat memoarnya yang sayu tentang kotanya, Istanbul. … More Bagaimana Orhan Pamuk Menulis Kotanya

Perjanjian Salman Rushdie dengan Setan

Pada hari Valentine 1989, Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Khomeini, mendeklarasikan hukuman mati pada novelis India Inggris Salman Rushdie untuk bukunya The Satanic Verses, bersama dengan siapa pun yang membantu perilisannya: “Saya meminta semua Muslim untuk mengeksekusi mereka di mana pun jika menemukan mereka.” Ayatollah menuduh Rushdie menghujat, menodai Islam dan nabi Muhammad, meskipun banyak yang … More Perjanjian Salman Rushdie dengan Setan

Beragam Kepala dalam Talking Heads

Tina Weymouth baru-baru ini memiliki dua mimpi buruk tentang Talking Heads. Pertama dia bermimpi bahwa dia ketinggalan semua latihan untuk sebuah tur karena David Byrne mengiklankannya lewat koran. Ketika dia akhirnya tiba, ruangan itu penuh dengan musisi, setengah dari mereka adalah pemula di tiap instrumen. Byrne bertanya ke mana saja dia. “David,” katanya, “kamu kan … More Beragam Kepala dalam Talking Heads

Bagaimana Rasanya Jadi Ernest Hemingway?

Debu hasil pertengkaran dahsyat itu telah lama lenyap, dan orang bertanya-tanya apa yang diributkan itu. Dia menerbangkan dirinya ke Paris pada 1920-an, yang merupakan tempat yang tepat saat itu. Dia dengan cerdik mengaitkan diri pada banyak sastrawan berpengaruh dan kemudian belajar bagaimana menjadi seorang selebriti dengan bergaul bersama para bintang di layar sinema dan corrida, … More Bagaimana Rasanya Jadi Ernest Hemingway?