Sekamar Bersama Penyair dan Novelis

Si penyair masuk diam-diam ke kamar si novelis, sementara si novelis sudah tertidur, tidur yang nampak menjemukan seperti sebuah bau yang melewati hidungnya. Si penyair berdiri di ambang pintu, memperhatikan, menyandarkan diri di kusen pintu. Dia menyukai teman sekamarnya. Tapi bukan suka yang begitu. Pukul empat pagi dan mengapa si penyair masih terjaga? Tidur adalah … More Sekamar Bersama Penyair dan Novelis

Sang Juru Luka, Walt Whitman

Terjemahan puisi The Wound Dresser karya Walt Whitman. Bapak Penyair Amerika ini pernah bekerja menjadi perawat sukarela selama tiga tahun saat Perang Sipil Amerika, dan pengalamannya dalam merawat si sakit dan menghadapi beragam kematian itu dituangkan salah satunya dalam puisi ini. 1 Seorang pak tua menunduk saat aku muncul ke arah wajah-wajah baru, Menengok tahun-tahun yang lampau … More Sang Juru Luka, Walt Whitman

Aku Akan Mendatangimu Seperti Salju Pertama

“Merokok membunuhmu,” katanya, lalu menyodorkan kresek putih berlogo Alfamart. “Patah hati, juga.” “Hah?” “Dicampakkan perempuan yang kau sayangi, kemudian mengurung diri di apartemenmu. Menulis tanpa henti. Terus merokok dan minum kopi. Tanpa tidur. Terus meratap. Untuk kemudian mati dengan mengenaskan, dan saat itulah aku akan berjumpa lagi denganmu.” Gaya bahasanya begitu formal, seakan sedang mengutip … More Aku Akan Mendatangimu Seperti Salju Pertama

7 Film Cinta Pilihan Suka-Suka Aja

Jika seorang yang enggak becus menendang bola boleh jadi komentator sepakbola, berarti enggak masalah dong orang yang payah kisah cintanya berbagi soal film cinta kesukaannya. Tentu, dengan wawasan film seadanya, daftar bikinan saya ini anggap saja kentut tak berbau. Boleh diamini, sangat boleh dilupakan. Dan tentang film cinta, lebih jauh soal cinta sendiri, nampaknya sebutan … More 7 Film Cinta Pilihan Suka-Suka Aja

Mengarang

Ketika aku menerima surat dari redaksi Mutiara, berupa permintaan supaya aku mengarang pengalamanku sendiri tentang mengarang (dari mana inspirasinya, bagaimana caranya dan sebagainya), dengan dijanjikan pula honorariumnya yang cukup memuaskan, pikiranku bercabang dua. Mengingat honorariumnya, aku mau mengarang sebab aku butuh uang untuk membeli obat-obat buat memelihara kesehatanku yang selama ini terganggu. Tapi mengingat nasihat … More Mengarang