Preman Pensiun dan Cast Ceweknya

preman pensiun cewek

Duh itu si cantik manis menggoda, ga kuat pengen grepe-grepe. Iya, sumpahnya kabita berat buat bisa megang tuh kamera Canon 5D III.

Nah, ada yang tau ga di atas lagi syuting apaan? Buat urang Bandung pasti hapal lah sama sitkom yang tayang sejak awal 2015 ini. Ya, inilah serial televisi yang boleh dibilang parodinya The Godfather, Preman Pensiun. Sinetron komedi yang mengambil setting di Kota Kembang ini disuguhkan di stasiun RCTI.

Awalnya saya pikir premis dari sinetron ini bakal super klise, kalau melihat dari judulnya paling ceritanya tentang pemuda begundal yang insyaf karena ngeceng sama cewek solehah. Ternyata seperti yang saya bilang tadi, inti ceritanya berpusat pada sang Godfather-nya preman di Bandung yang harus mempensiunkan diri karena wasiat sang istri. Untuk sinopsis lebih lanjut mah Google weh ya, atau nanti lah saya bikin ulasan lengkapnya.

Ceritanya yang sederhana dan merakyat, kalau boleh disandingkan sinetron satu ini seperti Keluarga Cemara atau Si Doel Anak Sekolahan. Dari musik latar yang dipakai pun enak dan unik buat didengar, nyunda banget. Ga ada efek suara “JRENG JRENG” yang ngagetin seperti sinetron kebanyakan. Untuk pengambilan gambarnya pun ciamik, apalagi latar tempatnya nyata di seputaran Bandung yang kebanyakan berlokasi di jalanan. Penggunaan kamera DSLR pun bikin kualitas visual yang sinematik. Dan yang paling bikin seger adalah pemain-pemain ceweknya yang memanjakan mata.

Nah, buat yang ngaku fans Preman Pensiun, coba tebak siapa teteh cantik yang lagi syuting di atas? Itu tuh keponakannya Kang Muslihat yang kemarin kecopetan, Dea yang diperanin Mutiara Dea Wardany. Ini baru satu contoh, mau yang lain? Nih.

preman pensiun cast cewek

Wuh sore-sore dikasih kelucuan dan kecantikan, bikin seger dong. Meski tanpa efek visual, Preman Pensiun bisa sukses memanjakan mata. Banyak wajah-wajah baru, yang udah punya pengalaman pun ada. Pokoknya cewek-cewek di serial Preman Pensiun itu bening-bening, sementara cowoknya ya gitu deh. Pada lucu dan imut maksudnya.:mrgreen:

Hobi saya kalau udah nonton suatu film, serial tv, talkshow, atau variety show suka langsung kepoin nama sama umurnya. Sebut saja berikut ini list cast cewek plus akun Twitter, kalau-kalau mau kepo juga.

Dewi (), kecengan Ubed, mantan copet, mantan tukang cilok

Imas (), asisten rumah tangga Kang Bahar

Kinanti (), anak Kang Bahar yang bungsu

Kinasih () anak Kang Bahar yang panengah

Kinari (@cleosanzanie) anak Kang Bahar yang sulung

Dea (), keponakan Kang Mus

Yuli (), si cantik tukang tipu, spionase Kang Jamal

Ceu Yuyun (), primadona pasar

Ukhti Diza () si cantik berhijab

Bebep Kang Komar ()

Safira (), anak Kang Mus, SMP keneh

Esih Sukaesih (), istri Kang Mus, spesialis koki endog ceplok

Ema (), mertua Kang Mus, nini pecinta es krim

Putri (@birrghie), si geulis yang mempercantik khazanah percopetan

Maaf cuma bisa ngasih akun Twitter aja, belum bisa nampilin foto ekslusif dengan kualitas high-res. Mungkin kalau dikasih kesempatan mah mau foto potret satu-satu lah spesial buat pembaca.

Cewek-cewek #PremanPensiun2 👭👯

A photo posted by Soraya Rasyid (@sorayarasyid12) on

xxxxxxxxxxxxxxx

Terakhir sih, Preman Pensiun yang diset 36 episode ini emang lagi naik daun, tapi jangan mentang mentang laris jadi asal striping. Buntutnya, editannya amburadul, alur acak-acakan, kualitasnya menurun. Berbeda dengan kebanyakan, kalau saya mah maunya durasi tetap dipertahanin cuma 45 menit. Prinsip saya mah ketika kuantitas ditambah biasanya kualitas menurun.

Nu pasti semoga langgeng terus weh buat Preman Pensiun. Kalau di era 90an dan 2000an awal ada suguhan “Keluarga Cemara” dan “Si Doel Anak Sekolah”, mungkin untuk era sekarang semoga The Godfather versi Bandung ini bisa jadi katarsis seperti sinetron keluarga tadi.


39 thoughts on “Preman Pensiun dan Cast Ceweknya

  1. makanya untuk sinetron gak harus panjang. kayak Kpop atau anime 24 episode cukup. 40 – 50 cukup.
    sebelum bikin episode, bikin cerita yang lengkap sampai akhir baru episode. episode ngikutin tema cerita, bukan cerita ngikutin episode.
    aku jadi pingin nulis ide inih nih. makasih buat ulasannya. jadi dapat ide posting.

    1. Dan lebih bagus kalau misalnya cuma tayang 1 atau 2 kali seminggu aja. Tapi ya namanya juga sinetron stripping, fungsinya buat mengganjal waktu yg ada.

      1. jaman dulu sinetron itu 1x seminggu kayak tersanjung, tersayang. tersanjung setiap jumat. tersayang tiap rabu. aktornya lulu tobing, ari wibowo, jihan fahira. terus ada jin dan jun. itu tiap kamis. jaman berubah jadi selasa kamis atau selasa rabu kamis kayak tuyul dan mbak yul. tambah lagi senin sampai jumat. sekarang setiap hari. capek deh.
        kreatifitas dan kualitas tidak harus membuat karya bagus. lihat aja album lagu. gak setiap tahun bikin lagu. hasilnya dulu bisa sampai 12. sekarang single. 2 – 3 tahun bikin karya masterpiece akan lebih dihargai daripada stripping. mending film deh daripada sinetron. film itu 1x tayang selesai. jadi gak gantung dan penasaran nunggu lanjutannya. gak punya waktu bro buat nungguin lanjutannya. sama lagi kayak anime. aku suka anime yang gak terlalu panjang kayak di atas tadi. 24 episode oke. 50 episode oke. tapi kalau ratusan kayak conan, one piece gak deh. waktu kita tersita semua buat itu. masih banyak yang harus dilakuin. jadi dikit-dikit aja nonton filmnya.

  2. dari awal saya duga sinetron ini bukan buatan PH langganan RCTI yang tiap nulis judulnya pasti pake font Cataneo BT

    ternyata cast crewnya emang beda dan bener-bener sinetron alternatif yang temanya pun merakyat, top buat produsernya lah😀

  3. ALhamdulillah ya di era sekarang ada sinetron indonesia yang gak klise kayak Preman Pensiun ini, saya juga tahu sinetron ini dari teman saya.. ternyata pas nonton keren juga lucu pula….. saya juga suka sinetron RCTI lain, kayak Tukang Bubur Naik Haji itu tokoh-tokohnya punya ciri khas semua..

  4. Saya juga baru tahu ada sinetron begini, nyunda banget. Baguslah gak ada teriak-teriak yang bikin kelakuan anak kecil ikut senewen.
    Saya udah lama banget gak nonton sinetron, malah nonton tv sukanya cuma bal-balan hehe…

Berkomentarlah sebelum komentar itu dilarang. (NB: Serélék=Email, Nami=Nama)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Robih )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Robih )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Robih )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Robih )

Connecting to %s