29 Days of Pusparaja

29 days of pusparaja

Pusparaja. Sebuah nama desa yang jauh dari hiruk pikuk peradaban urban di Tasikmalaya. Berlokasi di Kecamatan Cigalontang, yang untuk menjangkaunya harus menghabiskan waktu yang cukup menyita dan harus melewati jalanan terjal berkelok-kelok dan berlubang-lubang dengan turunan tanjakan lumayan curam. Pernah dengar Kampung Naga? Nah, Pusparaja terletak dekat destinasi populer ini.

Sebagai mahasiswa Universitas Padjadjaran yang telah memasuki tingkat tiga, kuliah kerja nyata jadi satu ritual wajib yang harus saya jalani. Dan berkat KKN, selain mengenal desa terpencil yang bernama Pusparaja ini, saya bisa mengenal kawan-kawan baru juga. Sebulan lamanya saya dipaksa menetap di desa ini. Bersama 19 makhluk lainnya, saya mendiami satu rumah milik pasangan Pa Atang dan Mamah Ceuceu.

Semesta berkonspirasi untuk mempertemukan dan mengakrabkan saya dengan 19 makhluk beragam rupa dan rasa. Jumat, 19 Juni 2014, kami menginjakan kaki di Pusparaja. Dan pada Jumat, 18 Juli 2014, kami angkat kaki dari desa ini.

pusparaja poto
Sumber: IG: aninditaviati

Dari kiri ke kanan, kami adalah Sarah, Egi, Arnin, Tuhfah, Tiara, Satrya, Alfi, Ngesti, Taufik, Silvi, Fe, Sila, Ikha, Hendriko, Tumpal, Ummul, Ucok, Arip, Dita, dan Intan.

pusparaja tensi
Sumber: IG intansrifajar

Beragam ilmu baru saya dapatkan dari KKN ini. Salah satunya beragam kosakota aneh, nyelenah, plus amoral. Dan juga saya jadi lebih jago berbahasa Thailand, Korea, dan Jepang gara-gara kebanyakan nonton film-film Asia.

Beragam pengalaman seru saya dapatkan juga. Dari kartu, karambol, ular tangga, monopoli, GTA, sampai Harvestmoon dalam versi video game maupun versi nyatanya saya mainkan. Konser SNSD dalam gelaran Japan 2nd Tour 2013 dan konser Coldplay di BBC Radio 1’s Big Weekend Glasgow 2014 saya ikuti dengan penuh euforia.

Sumber: IG yeaharip

Kenangan adalah satu hal yang paling susah untuk dibunuh. Dan KKN ini adalah sesuatu yang indah untuk dikenang, namun tidak untuk diulangi. Tapi. Semalam saja harus tidur di kamar sendiri setelah 29 hari harus tidur barengan rasanya sangat aneh. Terbersit pikiran ingin mengulang dari awal momen-momen sebulan kemarin. Ah.

COMING SOON!

pusparaja 29


28 thoughts on “29 Days of Pusparaja

Berkomentarlah sebelum komentar itu dilarang. (NB: Serélék=Email, Nami=Nama)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Robih )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Robih )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Robih )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Robih )

Connecting to %s