Belajar Bermimpi dari One Piece

quote one piece roger

Mimpi mah cuma haknya anak TK sama yang masih SD, kita mah ga usah buang-buang waktu buat bermimpi. Main aman aja, ga usah lah punya mimpi tinggi melambung yang ga realistis. Hiduplah layaknya air mengalir.

Hah, harus hidup kayak air mengalir?! Monoton dong. Ngalirnya ke laut sih asyik, nah kalau ujung-ujungnya cuma jadi air yang menggenang di comberan gimana? Males banget deh. Makanya, saya merasa harus untuk mengoreksi redaksi kalimatnya jadi,

“Hiduplah layaknya air mengalir yang menuju laut luas tanpa batas”

Darimana pun asal airnya. Mau berapapun kecepatan dan percepatan laju airnya. Setiap kita, harus menjadi seperti air yang sukses meluncur menjadi bagian dari laut.😀

Nah, alasan kenapa saya ngalor-ngidul ngomongin soal mimpi dan laut karena saya bakal bahas anime dan manga favorit saya, tentang para bajak laut pemimpi, ya apalagi kalau bukan manga karya Eichiro Oda, One Piece.

Telah jadi penggemar One Piece sejak masih di bangku SD, tepatnya ketika anime ini masih diputar di RCTI. Sempat vakum beberapa tahun ga ngikutin perkembangan anime ini. Tapi kemudian di SMA kembali jatuh cinta sama One Piece, khususnya pada format manganya. Dan sampai sekarang, masih terus menanti rilis manga onlinenya tiap minggu.

Ya, One Piece sendiri merupakan kisah sekelompok bajak laut yang dipimpin seorang kapten yang kekanak-kanakan, impulsif, dan pemimpi, Monkey D. Luffy. Mereka, para anggota bajak laut Topi Jerami ini, berlayar menuju Grand Line, destinasi yang bakal menjadikan tiap impian kru tercapai.

Luffy sebagai kapten memiliki cita-cita untuk menjadi seorang raja bajak laut. Roronoa Zoro ingin menjadi pendekar pedang nomor satu. Nami Swan sang Navigator ingin bisa menggambar peta keseluruhan dunia. Ussop si penembak jitu ingin jadi ksatria pemberani di penjuru lautan. Sanji si koki ingin menuju All Blue, lautan tempat beragam ikan dan bahan makanan terkonsentrasi.

Tony Tony Chopper sebagai seorang dokter kapal memiliki impian ingin bisa menyembuhkan beragam penyakit. Nico Robin yang seorang arkeolog mempunyai tujuan untuk bisa membaca Rio Poneglyph, prasasti yang mencatat sejarah asli dari abad yang hilang. Franky yang bertugas sebagai engineer kapal memiliki mimpi untuk membuat kapal tangguh yang menaklukan dunia, dan Brook si pemusik mempunyai harapan agar bisa bersua kembali dengan Laboon setelah sukses menaklukan Grand Line.

Mimpi dan Persahabatan

Sama seperti manga lain, tema utama dari One Piece adalah tentang persahabatan dan impian. Klise emang.

Satu pelajaran berharga yang dapat diambil dari animanga ini adalah jangan masalahkan darimana asal kita. Gol D. Roger yang merupakan raja bajak laut peletak harta karun One Piece adalah seorang yang berasal dari East Blue, wilayah yang notabene dicap sebagai laut terlemah. Begitu pun dengan Luffy.

Selain itu, pelajaran lain yang bisa kita ambil dari One Piece ini adalah tentang nilai-nilai persahabatannya. Jika ingin meraih mimpi kita, berkumpulah dengan orang-orang yang tepat yang bisa memuluskan mimpi kita. Dibanding dengan bajak laut lain, Topi Jerami menjadi bajak laut dengan kru tersedikit. Tapi lihatlah kehebatan mereka yang tak gentar menghadapi ratusan sampai ribuan musuh, baik itu dari pihak bajak laut lain atau marinir. Kualitas mengalahkan kuantitas.

One Piece juga mengajarkan kita tentang kiat-kiat sukses membangun perusahaan. Lihat: TECHINASIA – 3 Things Startups Can Learn From Reading ‘One Piece’ Manga.

Belajar “Sompral Visioner” dari Usopp

Sompral artinya berkata sembarangan, ada unsur bercanda, kadang di luar nalar dan mustahil, dan sering kali diucapkan tanpa ada kandungan niat. Sompral sih boleh, tapi harus yang positif. Kalau terealisasi kan jadinya asyik.😀

Nah, saya terinspirasi tokoh Usopp yang paling hobi ngomong sompral sama bohong, tapi anehnya yang dia omongkan itu malah jadi kenyataan. Berikut beberapa “kesompralan” Usopp yang berbuah jadi kenyataan.

  1. Bajak laut menyerang desa (chap 23). Kuro bersama kru bajak lautnya memang menyerang. Ceklis!
  2. Ada ikan emas raksasa yang kotorannya sebesar pulau (chap 24). Dorry dan Broggy mengkonfirmasi kalau ikan ini emang ada. Ceklis!
  3. Ada yang namanya negara kurcaci (chap 24). Ada di Dressrosa. Ceklis!
  4. Ingin melihat tikus tanah raksasa (chap 24). Bertarung lawan Miss Merry Christmast. Ceklis!
  5. Ada Cerberus (chap 40). Cerberus asli ada di Thriller Bark Arc. Ceklis!
  6. Ada Naga (chap 40). Naga asli ada di Punk Hazard. Ceklis!
  7. Mengklaim kalau bounty pertama Luffy bakal jadi miliknya (chap 114). Mendapat bounty pertama sebanyak 30 juta Berry. Ceklis!
  8. Usopp ahli dalam menembak (chap 42). Lahirnya Sogeking. Ceklis!
  9. Pendekar pedang perempuan cantik datang bawa daging (chap 458). Rebecca. Ceklis!
  10. Punya 8 ribu pengikut (chap 72, 185, and 332). Kalau kita hitung, ada pejuang Elbaf, para kurcaci, dan para mainan yang jadi manusia lagi yang menjadi pengikut. Ceklis!

Jadi, ayo kita ngomong sompral. Sompral positif yang visioner. Misalnya nih, kalau Luffy mah cita-citanya bisa mencapai Grand Line, nah kalau saya mah, destinasinya ya pengen ke London. Boleh kan ngomong sompral kayak gini?


23 thoughts on “Belajar Bermimpi dari One Piece

  1. Kalau ngomong sompralnya kayak diatas gak apa-apa Rip,
    tapi kalau setelah nonton, sompralnya aneh-aneh, para emak langsung ‘bertanduk’🙂

  2. Heheh memang bener pantas dijadiin manga favorit. Kalau saya suka dengan manga ini soalnya, walau berpindah2 tempat tapi masih saling berkaitan ceritanya. Banyak pesan moral juga😀. Top pokoknya dah :3

  3. Okesip, jadi pengen travelin juga. Heheh.. :p

    Btw, One Piece uda sampe chapter 748 kan. Gemes juga ini, lama tamatnya kayak Conan, Naruto, Death Note..😦

    1. Death Note udah lama tamat, Naruto udah ada tanda-tanda mau tamat. One Piece setengah perjalanan lagi, 10 tahun lagi mungkin.😯

  4. One piece favorit banget dah nonton animenya, tapi sekarang mai ngikutin manganya udah lupa ceritanya, masak ngulang dari chapter pertama…. Kan capek

Berkomentarlah sebelum komentar itu dilarang. (NB: Serélék=Email, Nami=Nama)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Robih )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Robih )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Robih )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Robih )

Connecting to %s