Ibumu! Ibumu! Ibumu!

Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah ra., ia berkata: Seorang laki-laki datang menemui Rasulullah saw dan bertanya kepada beliau, “Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang paling berhak aku pergauli?”. Beliau menjawab, “Ibumu!”. Ia bertanya lagi, “Lalu siapa?” Rasul menjawab lagi, “Ibumu!”. Ia balik bertanya, “Siapa lagi?”. Rasul kembali menjawab, “Ibumu!”. Ia kembali bertanya, “Lalu siapa lagi?” Beliau menjawab, “Bapakmu!”.

Tanpa menafikan bahwa peran ayah juga sama pentingnya. Ibu itu makhluk mulia, bahkan Allah sendiri menempatkan seorang ibu dalam posisi ini.

“Dan Kami perintahkan kepada manusia untuk berbuat baik kepada kedua orang tuanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua ibu bapakmu, hanya kepada-Ku lah kembalimu” (QS. Luqman 31: 14).

Manusia emang makhluk paling hobi lupa dan melupakan. Kita sering lupa bahwa kita pernah numpang di rahim beliau selama 9 bulan lamanya. Dan mungkin baru kembali inget sekarang. Diingatkankan karena ada perayaan Hari Ibu Nasional.

Ibu memang bukan mahluk yang sempurna, tapi ibu memiliki kasih sayang yang sempurna buat anak-anaknya. Dia yang gak pernah minta imbalan, gak pernah lupa nasehatin kita, gak pernah capek ngadepin kelakuan kita, dan yang pasti ga pernah ngeluh langsung ke kita. For all the times it was never said, thank you Mom.


46 thoughts on “Ibumu! Ibumu! Ibumu!

  1. Kasih sayang ibu memang luar biasa, tak terhingga. Kebaikan apapun takkan sebanding dengan kasih sayangnya.
    Terima Kasih Ibu.
    “QS 31:14 Dan Kami perintahkan kpd manusia (berbuat baik) kepada dua org ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam 2 tahun, bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, …”
    Semoga kita termasuk yang bisa membahagiakannya.

  2. Simbok memang nomer siji… setiap hari dia rela memasak buat keluarga… khususnya buat aku… entah sdh brapa ton beras yang sdh habis..
    simbok…. aku akan selalu menyayangimu..😀

    1. Peran sebagai manajer rumah tangga ya gitu. Dan beliau bikinnya dengan hati, makanya meski cuma tempe doang lauknya, tetap berasa nikmat.

    1. Baru aja tadi ujian tentang keluarga tadi, jadi masih hangat. Peranan ibu emang sangat fundamental di dalam struktur fungsi keluarga.

Berkomentarlah sebelum komentar itu dilarang. (NB: Serélék=Email, Nami=Nama)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Robih )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Robih )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Robih )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Robih )

Connecting to %s